{"id":1707,"date":"2022-09-14T17:14:22","date_gmt":"2022-09-14T09:14:22","guid":{"rendered":"https:\/\/kantorbahasakaltim.kemdikbud.go.id\/?p=1707"},"modified":"2022-09-14T17:14:24","modified_gmt":"2022-09-14T09:14:24","slug":"pemantauan-revitalisasi-bahasa-daerah-bahasa-kenyah-di-komunitas-adat-kampung-rindang-benua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/?p=1707","title":{"rendered":"Pemantauan Revitalisasi Bahasa Daerah (Bahasa Kenyah) di Komunitas Adat Kampung Rindang Benua"},"content":{"rendered":"\n<p>Kutai Timur, 6 September 2022 &#8212; Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan Pemantauan Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) Bahasa Kenyah di Komunitas Adat Kampung Rindang Benua, Kutai Timur pada 6 September 2022. Kegiatan yang diadakan di aula kampung tersebut dihadiri oleh beberapa guru utama, tokoh masyarakat, serta anak-anak. Kegiatan implementasi pembelajaran RBD sudah berjalan di komunitas adat. Guru-guru utama bersemangat untuk menularkan virus berbahasa daerah kepada masyarakat dan terutama kepada anak-anak pelajar. Di beberapa acara pertemuan warga ataupun pertemuan gereja, para guru utama \u00a0menyampaikan kampanye Revitalisasi Bahasa Daerah. Kegiatan melatih anak-anak dilakukan dengan mengumpulkan mereka di rumah guru utama secara bergantian dan terkadang juga di aula kampung. Para tokoh kampung dan tokoh adat juga mendukung kegiatan tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kutai Timur, 6 September 2022 &#8212; Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan Pemantauan Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) Bahasa Kenyah di Komunitas Adat Kampung Rindang Benua, Kutai Timur pada 6 September 2022. Kegiatan yang diadakan di aula kampung tersebut dihadiri oleh beberapa guru utama, tokoh masyarakat, serta anak-anak. Kegiatan implementasi pembelajaran RBD sudah berjalan di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1708,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1707","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-etam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1707","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1707"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1707\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1709,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1707\/revisions\/1709"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1708"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1707"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1707"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1707"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}