{"id":2644,"date":"2023-09-11T08:13:41","date_gmt":"2023-09-11T00:13:41","guid":{"rendered":"https:\/\/kantorbahasakaltim.kemdikbud.go.id\/?p=2644"},"modified":"2023-09-11T08:14:24","modified_gmt":"2023-09-11T00:14:24","slug":"kebun-raya-balikpapan-siap-menjadi-etalasi-pengutamaan-bahasa-negara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/?p=2644","title":{"rendered":"Kebun Raya Balikpapan Siap Menjadi Etalasi Pengutamaan Bahasa Negara"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Balikpapan, 6 September 2023<\/strong> &#8212; Ada satu hal menarik dari rangkaian kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Pembinaan Lembaga dalam Pengutamaan Bahasa Negara Tahun 2022\u20142024 di Kota Balikpapan pada tanggal 6 September 2023. Tim berkesempatan berkeliling melakukan evaluasi penggunaan bahasa ruang publik di lingkungan Kebun Raya Balikpapan. Petugas sekaligus menjelaskan berbagai koleksi tanaman di Kebun Raya Balikpapan. Pada sebagian tanaman diberikan keterangan yang memudahkan pengunjung mengetahui jenis tanaman tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kebun Raya Balikpapan beralamat di Jl. Sungai Wain RT 61, Kel. Karang Joang, Kec. Balikpapan Utara. Kebun Raya Balikpapan merupakan bagian kawasan Hutan Lindung Sungai Wain. Kebun Raya Balikpapan ditunjuk sebagai Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KDTK) berbentuk Kebun Raya dengan luas&nbsp;kurang lebih&nbsp;309&nbsp;Ha berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 105\/ Menhut-II\/ 2006 yang selanjutnya ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 68\/Menhut-II\/2009 sebagai Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KDTK) berbentuk Kebun Raya dengan luas 309,8 Ha. Kebun Raya Balikpapan memiliki 5&nbsp;fungsi, yakni konservasi eksitu, penelitian, pendidikan, wisata lingkungan, dan jasa lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tim evaluasi diterima langsung oleh Kepala UPTD Kebun Raya Balikpapan, Luqman Riyadi, S.T. Tim evaluasi dan Kepala UPTD Kebun Raya Balikpapan berkesempatan berdiskusi bertukar pikiran tentang berbagai hal yang dapat disinergikan.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSejak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), tingkat kunjungan ke Kebun Raya Balikpapan meningkat, baik dari Kaltim, nasional, maupun luar negeri. Selain itu, kunjungan siswa dalam rangka wisata pendidikan juga meningkat. Kami berkepentingan untuk memperbaiki penggunaan bahasa di sini. Kami berterima kasih kepada Kantor Bahasa Kaltim telah memberikan berbagai masukan,\u201d kata Luqman Riyadi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam diskusi tersebut disepakati beberapa hal untuk dapat ditindaklanjuti. Pertama, UPTD Kebun Raya Balikpapan akan melibatkan Kantor Bahasa Provinsi Kaltim untuk membantu memperbaiki penggunaan bahasa dalam bahan presentasi, ruang publik, dan dokumen lembaga. Kedua, UPTD Kebun Raya Balikpapan berkomitmen menjadi \u2018Etalase Pengutamaan Bahasa Negara\u2019. Oleh karena itu, berbagai langkah perbaikan akan segera dilakukan. Ketiga, UPTD Kebun Raya Balikpapan akan melibatkan Kantor Bahasa Provinsi Kaltim dalam upaya peningkatan SDM tentang penggunaan bahasa. Keempat, UPTD Kebun Raya Balikpapan akan melibatkan Kantor Bahasa Provinsi Kaltim untuk menerjemahkan berbagai penggunaan bahasa ruang publik dan dokumen lembaga ke dalam bahasa Inggris untuk menfasilitasi pengunjung dari luar negeri.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kedua pihak berharap kesepakatan tersebut segera dapat direalisasikan. Pengunjung Kebun Raya Balikpapan nantinya diharapkan tidak hanya menikmati dan mempelajari koleksi tanaman yang ada, tetapi sekaligus mempelajari tentang pengutamaan bahasa negara. Hal itu akan menjadi nilai lebih bagi Kebun Raya Balikpapan. (ak)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Balikpapan, 6 September 2023 &#8212; Ada satu hal menarik dari rangkaian kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Pembinaan Lembaga dalam Pengutamaan Bahasa Negara Tahun 2022\u20142024 di Kota Balikpapan pada tanggal 6 September 2023. Tim berkesempatan berkeliling melakukan evaluasi penggunaan bahasa ruang publik di lingkungan Kebun Raya Balikpapan. Petugas sekaligus menjelaskan berbagai koleksi tanaman di Kebun Raya Balikpapan. Pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2646,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-2644","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-etam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2644","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2644"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2644\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2647,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2644\/revisions\/2647"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2646"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2644"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2644"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2644"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}