{"id":4162,"date":"2026-07-08T14:10:00","date_gmt":"2026-07-08T06:10:00","guid":{"rendered":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/?p=4162"},"modified":"2026-07-08T14:11:10","modified_gmt":"2026-07-08T06:11:10","slug":"dobrak-keterbatasan-jarak-dan-sumber-daya-balai-bahasa-kaltim-luncurkan-program-lentera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/?p=4162","title":{"rendered":"Dobrak Keterbatasan Jarak dan Sumber Daya, Balai Bahasa Kaltim Luncurkan Program &#8216;LENTERA&#8217;"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Samarinda, 8 Juli 2026<\/strong> \u2014 Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur meluncurkan program inovasi baru bernama <strong>LENTERA<\/strong> (Layanan Kebahasaan Terintegrasi untuk Edukasi, Responsif, dan Aksesibilitas). Peluncuran resmi ini dilaksanakan pada Selasa, 7 Juli 2026. Peluncuran LENTERA dipimpin oleh Plt. Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Hidayat Widiyanto, S.S., M.Pd., serta Kepala Balai Bahasa Provinsi Kaltim, Asep Juanda, S.Ag., M.Hum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kehadiran LENTERA menjadi bukti komitmen instansi. Program ini menghadirkan pelayanan publik kebahasaan yang inklusif, cepat, dan adaptif. Layanan ini mencakup seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Menembus Batas Geografis<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, Asep Juanda, S.Ag., M.Hum., menegaskan tujuan program LENTERA. Program ini lahir sebagai jawaban atas tantangan geografis berupa bentang jarak yang luas di Bumi Etam. Selain itu, program ini menjawab keterbatasan sumber daya manusia serta anggaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;LENTERA adalah manifestasi dari komitmen tanpa batas Balai Bahasa Kaltim. Kami tidak menjadikan jarak dan keterbatasan sebagai penghalang. Melalui sistem layanan terintegrasi ini, masyarakat dapat terlayani dengan standar terbaik. Layanan ini mencakup edukasi, respons cepat, dan pendampingan aspek kebahasaan forensik,&#8221; tegas Asep Juanda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Aksi Nyata Atasi Masalah Masyarakat<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyelenggaraan Forum Diskusi Seri XIII menjadi implementasi awal dari semangat LENTERA. Forum ini bertajuk <em>&#8220;Integrasi Literasi Hukum di Sekolah: Upaya Preventif Kekerasan Seksual pada Anak&#8221;<\/em>. Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur membuktikan diri tidak lagi bergerak dalam menara gading kebahasaan teoretis. Instansi kini turun secara adaptif untuk memberikan solusi atas permasalahan pelik di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Asep Juanda menggarisbawahi peran nyata Balai Bahasa. Instansi hadir merespons isu-isu sosial yang krusial. Fokus utamanya adalah menggerakkan upaya preventif kekerasan seksual pada anak di sekolah. Langkah ini diharapkan dapat mematangkan ekosistem perlindungan anak yang terpadu di Kalimantan Timur. (ak)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Samarinda, 8 Juli 2026 \u2014 Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur meluncurkan program inovasi baru bernama LENTERA (Layanan Kebahasaan Terintegrasi untuk Edukasi, Responsif, dan Aksesibilitas). Peluncuran resmi ini dilaksanakan pada Selasa, 7 Juli 2026. Peluncuran LENTERA dipimpin oleh Plt. Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Hidayat Widiyanto, S.S., M.Pd., serta Kepala Balai Bahasa Provinsi Kaltim, Asep [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4163,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4162","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-etam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4162","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4162"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4162\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4164,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4162\/revisions\/4164"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4163"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4162"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4162"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4162"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}