Tenggarong, 28 Maret 2022 — Sebagaimana masyarakat budaya lain di Indonesia, masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara juga memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang dapat dijadikan sumber penulisan cerita. Salah satu penanda dan penopang hidupnya bahasa daerah adalah adanya cerita berbahasa daerah, baik itu yang dilisankan maupun yang dituliskan. Beberapa daerah di Indonesia masih memiliki tradisi penulisan cerita berbahasa daerah dengan baik, misalnya Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, dll. Sementara itu, tradisi penulisan cerita berbahasa daerah di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dapat dikatakan tidak ada. Oleh karena itu, Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur berkepentingan untuk berkontribusi menumbuhkan tradisi penulisan cerita berbahasa daerah di dua provinsi tersebut.
Salah satu upaya yang dilakukan Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur dengan mengadakan kegiatan Pelacakan Data Naskah Cerita Berbahasa Daerah di Kabupaten Kutai Kartanegara. Tanggal 23–24 Maret 2022 Tim KKLP Penerjemahan Kantor Bahasa Kalimantan Timur anjang sana ke beberapa sastrawan, seniman, dan penulis di wilayah Tenggarong dan Jembayan guna mengumpulkan cerita-cerita berbahasa daerah Kutai. Cerita-cerita tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu bentuk dokumentasi dan konservasi bahasa daerah. Melalui kegiatan ini, Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur memberikan semangat kepada para informan untuk lebih menggali, mengembangkan, dan meningkatkan tradisi penulisan cerita berbahasa daerah Kutai di Provinsi Kalimantan Timur. Tindak lanjut dari kegiatan ini, Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur akan menerjemahkan cerita berbahasa daerah yang terhimpun ke dalam bahasa Indonesia sehingga dapat diterbitkan, disebarluaskan, dan dibaca oleh masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur serta provinsi lainnya.