Samarinda, 23 Februari 2023 — Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan Koordinasi sekaligus Sosialisasi Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman, Samarinda, pada Selasa, 21 Februari 2023. Selanjutnya, kegiatan serupa juga diadakan di Fakultas Hukum, Universitas Mulawarman, Samarinda, pada Kamis, 23 Februari 2023.
Kegiatan dihadiri oleh Dekan, Pembantu Dekan, dosen, dan perwakilan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (perwakilan prodi Sastra Indonesia, Sastra Inggris, dan Etnomusikologi), serta mahasiswa Fakultas Hukum. Tim Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, terdiri atas Kepala Kantor, Halimi Hadibrata, M.Hum., Panitia Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Tahun 2023, serta Pemenang I dan II Duta Bahasa Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Tahun 2022, Tiffanisia Ping dan Sonya Soraya.
Dalam kegiatan di FIB Unmul, Dekan FIB Unmul, Dr. H. Masrur Yahya, M,Hum., menyampaikan, “Terima kasih atas kehadiran Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur beserta jajaran dalam sosialisasi Pemilihan Duta Bahasa Tahun 2023. Kantor Bahasa dan FIB selama ini sudah menjalin kemitraan dengan baik. Semoga bisa terus ditingkatkan. Sosialisasi hari ini sekaligus memperkenalkan Prodi di FIB, seperti etnomusikologi. Semoga mahasiswa dapat terlibat aktif dan berdampak positif bagi penjenamaan FIB Unmul.”
Selanjutnya, dalam kegiatan serupa di FH, Dekan Fakultas Hukum, Dr. Mahendra Putra Kunia, M.H. menyampaikan, “Bahasa hukum penting. Bahasa menjadi kekuatan utama dalam sebuah produk hukum. Sebuah kesalahan dapat menimbulkan multi-interpretasi menyebabkan ketidakpastian hukum. Ejaan-ejaan baku saat ini harus dipahami dengan baik. Kami berterima kasih karena Kantor Bahasa sudah terlibat dalam pengajaran bahasa di Fakultas Hukum. Dengan adanya sosialisasi Pemilihan Duta Bahasa, kami berharap mahasiswa kami banyak terlibat. Harapan saya Duta Bahasa dapat berdampak baik. Mahasiswa hukum juga memahami bahasa Indonesia yang baik dan benar.”
Selanjutnya, Halimi Hadibrata dalam sambutannya, pada kedua kesempatan berbeda itu, menyampaikan terima kasih atas kemitraan yang sudah terjalin baik dengan FIB maupun FH. Halimi berharap ada kemitraan yang sudah terbina dapat terus ditingkatkan. Lebih lanjut Halimi menekankan bahwa Duta Bahasa akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang diadakan Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur. Oleh karena itu, hal ini merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk menimba pengalaman.
Khusus di Fakultas Hukum, Ali Kusno, perwakilan KKLP Pembinaan dan Bahasa Hukum memaparkan berbagai layanan ahli bahasa dalam ranah hukum. “Selama ini kami telah memberikan layanan ahli bahasa bagi Kepolisian Daerah Kalimantan Timur. Kemitraan juga telah dijalin dengan berbagai instansi dan organisasi profesi terkait dalam upaya layanan dan pembinaan bahasa hukum. Kegiatan ilmiah seperti seminar dengan mengangkat tema tentang bahasa hukum kami harapkan dapat dilaksanakan Fakultas Hukum melibatkan Kantor Bahasa Provinsi Kaltim.”
Selanjutnya, Pandu Pratama Putra selaku Ketua Panitia Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Tahun 2023, Tiffanisia Ping, dan Sonya Soraya secara bergantian menyampaikan teknis pendaftaran Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Tahun 2023. Ketiganya sekaligus memotivasi agar mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Hukum dapat memanfaatkan kesempatan ini. Pemilihan Duta Bahasa akan memberikan pengalaman berharga bagi peserta. Panitia juga menyiapkan hadiah total sebesar 26 juta rupiah.
“Saya pribadi merasakan banyak manfaat dengan mengikuti Duta Bahasa. Saya tadinya tertutup, tidak percaya diri, dan sama sekali tidak memimpikan menjadi Pemenang I. Ternyata setelah saya jalani, saya bisa dan dapat merasakan banyak manfaatnya, seperti saat ini berani untuk tampil di depan publik. Jadi, silakan teman-teman kesempatan ini sebaik-baiknya,” kata Tiffanisia Ping.
Selanjutnya, “Fakultas Hukum mengambil kebijakan bahwa mahasiswa yang mengikuti Pemilihan Duta Bahasa dan terlibat dalam berbagai kegiatan pengabdian masyarakat yang diadakan Kantor Bahasa Kaltim dengan melibatkan Duta Bahasa, akan dikonversi sebagai pengganti KKN. Ini merupakan penerapan Merdeka Belajar bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan keilmuan dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Mahendra Putra Kunia dalam penutup dan disambut tepuk tangan dan antusias mahasiswa. (ak)