Samarinda, 15 Juni 2023 — Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mendampingi Komisi X DPR RI dalam Kunjungan Panitia Kerja (Panja) Peningkatan Literasi dan Tenaga Perpustakaan (PLTP) Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia di Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Kamis, 15 Juni 2023. Kegiatan yang dilaksanakan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Samarinda tersebut dihadiri oleh 14 Anggota Komisi X DPR RI, 7 staf Sekretariat Komisi X DPR RI, perwakilan perpustakaan perguruan tinggi di kota Samarinda, perwakilan kepala sekolah/tenaga kependidikan/pustakawan dari jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA di Kota Samarinda, perwakilan pengurus/pengelola perpustakaan komunitas, perpustakan masyarakat, perwakilan perpustakaan desa, Ikatan Penulis Pegiat Literasi (IPPL) Kota Samarinda, perwakilan pustakawan Kota Samarinda, serta perwakilan organisasi profesi perpustakaan di Kota Samarinda. Sambutan selamat datang disampaikan oleh Kabid Pengelolaan Kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kersipan Kota Samarinda, Muhammad Wahiddudin, M.Pd.
Ketua Panja PLTP Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian M.P.P. dalam sambutannya menyampaikan antusiasme untuk mendorong literasi di Provinsi Kalimantan Timur, termasuk juga tenaga perpustakaannya. “Selain itu, ini juga berkaitan dengan ketersediaan buku-buku, digitalisasi perpustakaan, dan buku-buku dari Kantor Bahasa Prov. Kaltim yang sudah dicetak dengan bagus,” ungkap Hetifah. Ibu Hetifah juga menyampaikan bahwa sarana dan prasarana di perpustakaan akan terus dibenahi, terutama perpustakaan yang ada di daerah. Bukan hanya gedung perpustakaan yang diperbaiki, tapi juga peralatan di dalamnya serta digitalisasi perpustakaan yang akan ditingkatkan.
Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si. juga menyampaikan bahwa Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) telah meluncurkan bacaan bermutu untuk literasi Indonesia. Dalam program tersebut, Badan Bahasa telah mengirimkan 15,3 juta eksemplar buku bacaan bermutu untuk PAUD dan SD di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Kaltim dan Kaltara. “Kami harapkan buku-buku tersebut dapat dimanfaatkan untuk peningkatan literasi di Kaltim dan Kaltara”. Buku-buku tersebut difokuskan untuk didistribusikan ke daerah 3T untuk meningkatkan minat baca siswa. Bagi guru dan siswa yang berada di wilayah dengan akses internet yang mudah, Badan Bahasa juga meluncurkan buku digital pada laman budi.kemdikbud.go.id. yang dapat dibuka dengan mudah di gawai masing-masing.
“Badan Bahasa juga melakukan pelatihan bagi guru untuk dapat memanfaatkan serta mengelola buku tersebut dengan baik melalui pendampingan dengan UPT terkait, yaitu Dirjen GTK melalui Balai Guru Penggerak (BGP) serta Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP). Badan Bahasa akan terus mendukung peningkatan literasi di tanah air. Selanjutnya, kolaborasi Kemendikbudristek dengan Perpustakaan Nasional dan Perpustakaan Daerah diharapkan dapat terus ditingkatkan agar literasi masyarakat Indonesia semakin meningkat, “ tambah Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si.
“Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur sudah menyebarkan buku ke perpustakaan di daerah 3T. Untuk Kaltim, kami sudah mengirim buku literasi untuk 136 TK dan PAUD sebanyak 2.600 buku di daerah Mahulu dan Berau serta 1.460 buku untuk 73 TK dan PAUD di wilayah Kaltara, yaitu Malinau dan Nunukan,” jelas Halimi Hadibrata, M.Pd. Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur (KBPKT) juga memantau pemanfaatan buku-buku tersebut. Pada 2022 lalu, KBPKT memantau langsung ke Berau dan Mahulu serta memfasilitasi guru-guru untuk mengikuti pelatihan fasilitator pendampingan pemanfaatan buku literasi untuk wilayah 3T. (ems)