Melak, 16 Agustus 2024 — Tim Pemantauan Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur pada tanggal 14—15 Agustus 2024 mengadakan kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Melayu Kutai di Kabupaten Kutai Barat. Kegiatan tersebut untuk mengetahui pengimbasan bahasa Melayu Kutai yang sudah dilakukan oleh guru utama. Selain itu, kegiatan ini juga mencermati kesiapan daerah untuk berpartisipasi dalam Festival Tunas Bahasa Ibu di tingkat provinsi.

Kegiatan pemantauan di Kabupaten Kutai Barat dilakukan pada tiga titik pantauan, yaitu SD Negeri 001 Melak,  SMP Negeri 1 Melak, dan SD Negeri 003 Melak. Pemantauan di SD Negeri 001 Melak dihadiri oleh Kepala SD Negeri 001 Melak (Bapak Sahminah), guru utama (Ibu Sri Sumarni), guru pelatih, guru-guru, dan para siswa. Kegiatan pemantauan di SMP Negeri 1 Melak dihadiri oleh Wakil Kepala SMP Negeri 1 Melak (Ibu Yatinah), guru utama (Ibu Lola Mertalia Ime), guru pelatih, guru guru, serta para siswa.

Selanjutnya, kegiatan pemantauan dilakukan di SD Negeri 003 Melak. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat (Ibu Hj. Dewi Hairiah), Kepala SD Negeri 003 Melak (Ibu Hj. Kusnawati). guru utama (Bapak Abdul Haris), guru pelatih, guru-guru, serta para siswa.   

Pada kegiatan pemantauan tersebut para siswa SD menampilkan puisi bahasa Melayu Kutai, dongeng bahasa Melayu Kutai, dan lagu tingkilan. Sementara itu, siswa SMP menampilkan pidato bahasa Melayu Kutai, tarsul, dan komedi  tunggal bahasa Melayu Kutai. Pada kegiatan tersebut siswa juga menampilkan tarian daerah.

Hasil pemantauan di Kabupaten Kutai Barat menunjukkan  bahwa pengimbasan sudah dilakukan oleh guru utama. Selanjutnya, guru utama dan guru pelatih mempersiapkan para siswa untuk tampil pada Festival Tunas Bahasa Ibu. (dk)