Nunukan, 18 Agustus 2026 — Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melalui Tim Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) melaksanakan kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah (Tidung) di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada 11—13 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur untuk memastikan keberlangsungan pelaksanaan program Revitalisasi Bahasa Daerah, khususnya bahasa Tidung, sekaligus melihat capaian, kendala, dan kebutuhan tindak lanjut dalam pelaksanaan program di Kabupaten Nunukan.

Dalam pelaksanaannya, Tim Pemantauan dan Evaluasi mengunjungi SDN 012 Nunukan dan SMP Negeri 02 Nunukan. Tim melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan RBD (Tidung) di lingkungan satuan pendidikan serta berdiskusi dengan pihak sekolah mengenai keterlibatan guru dan peserta didik dalam kegiatan revitalisasi bahasa daerah termasuk persiapan pelaksanaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). 

Selain itu, Tim Pemantauan dan Evaluasi yang diketuai oleh Ketua Tim Kerja Pelindungan Bahasa dan Sastra Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, Yudianti Herawati, S.S., M.A. juga berkunjung di Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Plh. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan, Erlina, S.T., M.A.P., beserta jajaran terkait. 

Dalam pertemuan tersebut, selain membahas hasil pelaksanaan Revitalisasi Bahasa Daerah bahasa Tidung, Tim Pemantauan dan Evaluasi juga menyampaikan informasi dan koordinasi terkait persiapan FTBI tingkat Kabupaten Nunukan dan tingkat Provinsi Kalimantan Utara. Pembahasan meliputi kesiapan pelaksanaan kegiatan, peserta, cabang lomba, serta dukungan dan koordinasi antarpemangku kepentingan agar pelaksanaan FTBI dapat berjalan dengan baik.

Dalam sambutannya, Erlina menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur serta mendukung kegiatan RBD. Erlina juga berharap anak-anak Nunukan mampu berkompetisi dalam FTBI. 

Koordinasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam memastikan keberlanjutan program Revitalisasi Bahasa Daerah sekaligus mempersiapkan peserta untuk mengikuti FTBI sebagai salah satu wadah apresiasi dan aktualisasi kemampuan berbahasa dan bersastra. (yh)