Rapat Koordinasi Pakar Revitalisasi Bahasa Daerah merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD). Kegiatan RBD merupakan upaya meningkatkan daya hidup bahasa daerah, di antaranya bahasa Kutai, Kenyah, dan Paser sebagai sasaran bahasa pada tahun 2022. Peningkatan daya hidup bahasa daerah itu merupakan upaya pengembangan dan pelindungan bahasa sekaligus pembinaan penutur bahasa. Dengan harapan, kegiatan ini dapat memberikan dampak yang besar terhadap bahasa-bahasa daerah lainnya agar tetap dilindungi, dikembangkan, dan dilestarikan serta tetap bertahan dan kuat dari waktu ke waktu.

Kegiatan dilaksanakan hari ini, tanggal 29 Juni 2022 pada pukul 07.30—17.30 dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kalimantran Timur, Halimi Hadibrata, M.Pd. Narasumber yang bertugas adalah Dwi Agus Erinita, M.Hum. dari Pusat Pengembangan dan Pelindungan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Rapat Koordinasi Pakar bertujuan untuk memberikan informasi dan gambaran kegiatan RBD serta untuk menyusun materi kegiatan RBD di daerah. Kegiatan Rapat Koordinasi Pakar Revitalisasi Bahasa Daerah dilaksanakan di Ruang Sapphire, Hotel Mercure, Samarinda. Kegiatan  ini dihadiri oleh sembilan mentor bahasa daerah, yaitu tiga mentor dari bahasa Kutai (Awang M. Rifani, Abd. Rahman. Z., dan Isnaini F. Ulla), tiga mentor dari bahasa Kenyah (Ajang Kedung, Martinus Usat, dan Nuh Lenjau), serta tiga mentor dari bahasa Paser (Rusnawati, Aji Jamil, dan Aji Lukman Panji). Narasumber dan mentor berdiskusi materi kegiatan yang meliputi (1) paparan materi revitalisasi bahasa daerah, (2) penyusunan praktik baik materi revitalisasi bahasa daerah, dan (3) diskusi serta bedah materi. Secara praktik, para mentor akan mengajak para guru untuk melatih puisi dan mendongeng untuk siswa SD dan puisi dan pidato untuk SMP dalam bahasa daerah pada bulan Juli—September. Selanjutnya, kegiatan koordinasi dengan pemda dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2022. (ems/med)