Samarinda, 21 Maret 2023 — Selasa, 21 Maret 2023 Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur menghadiri undangan MAN 1 Samarinda Plus Keterampilan dan Riset sebagai narasumber Pembinaan Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar pada Dokumen Lembaga yang diadakan di Ruang Az-Zahra Aula MAN 1 Samarinda Plus Keterampilan dan Riset. Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut kegiatan Audiensi Pelaksanaan Pembinaan Lembaga dalam Pengutamaan Bahasa Negara Tahun 2022—2024 di Kota Samarinda yang berlangsung pada tanggal 16 Maret 2023 di Hotel Amaris Samarinda.
Acara tersebut diikuti oleh unsur pimpinan, guru, dan staf tata usaha di MAN 1 Samarinda. Dalam sambutannya, mewakili Kepala Sekolah, Drs. Ruslan, M.Pd. menyampaikan, “Kami sangat senang dan bangga MAN 1 Samarinda Plus Keterampilan dan Riset terpilih menjadi salah satu lembaga terbina dalam Pengutamaan Bahasa Negara Tahun 2022—2024 di Kota Samarinda. Berbagai upaya telah kami lakukan dalam perbaikan bahasa ruang publik dan dokumen lembaga. Kegiatan hari ini menjadi upaya kami untuk memperbaiki bahasa dalam dokumen lembaga di MAN 1 Samarinda Plus Keterampilan dan Riset. Kami berharap kompetensi berbahasa Indonesia staf kami yang terlibat dalam penyusunan dokumen lembaga seperti persuratan dapat menjadi lebih baik.” Memang MAN 1 Samarinda Plus Keterampilan dan Riset menjadi lembaga pertama yang berinisiatif melakukan tindak lanjut atas Audiensi Pelaksanaan Pembinaan Lembaga dalam Pengutamaan Bahasa Negara Tahun 2022—2024 di Kota Samarinda.
Narasumber kegiatan tersebut tim KKLP Pembinaan dan Bahasa Hukum, Kantor Bahasa Provinsi Kaltim, yakni Ali Kusno, Abd. Rahman, dan Pandu Pratama Putra. Materi yang disampaikan berupa Analisis Ruang Publik di MAN 1 Samarinda Plus Keterampilan dan Riset dan Masukan Perbaikan. Selain itu, materi berikutnya berupa Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar pada Dokumen Lembaga.
Kegiatan tersebut merupakan sebuah contoh praktik baik atas inisiatif lembaga dalam memperbaiki penggunaan bahasa ruang publik dan dokumen lembaga. Lembaga-lembaga lain pun dapat melakukan hal serupa dalam upaya perbaikan penggunaan bahasa negara. (ak)