Samarinda, 11 November 2024 – Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur sukses menyelenggarakan kegiatan “Selebrasi Krida Duta Bahasa” pada 8—10 November 2024 di Hotel Amaris Samarinda. Acara ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas pelajar tingkat SMP hingga mahasiswa dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat literasi dan memperkuat penggunaan bahasa Indonesia serta pelestarian bahasa daerah di Provinsi Kalimantan Timur.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini melibatkan aktivis-aktivis literasi sekolah dan kampus yang berperan penting dalam penggerak literasi dan bahasa. Para peserta, mulai dari tingkat SMP hingga perguruan tinggi, menampilkan karya-karya kreatif dan presentasi yang menggambarkan kepedulian mereka terhadap bahasa dan budaya lokal.

Dalam acara ini, siswa-siswi tingkat SMP dari Kutai Kartanegara menampilkan karya sastra berupa puisi dan cerita pendek yang menggambarkan keragaman budaya dan kekayaan bahasa daerah. Di tingkat SMA sederajat, siswa dari Balikpapan menyampaikan presentasi tentang Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik Sekolah, sedangkan siswa dari Kabupaten Paser menampilkan video konten yang berfokus pada pelestarian bahasa daerah. Sementara itu, aktivis kampus yang berasal dari perguruan tinggi di Kota Samarinda memberikan kontribusi melalui pidato mengenai penguasaan bahasa Indonesia dan pembuatan film pendek bertema kebahasaan dan budaya.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, Halimi Hadibrata, dalam sambutannya, menyatakan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta yang antusias dalam mengikuti kegiatan ini. “Selebrasi Krida Duta Bahasa menjadi momentum untuk memperkuat semangat literasi dan cinta bahasa, terutama di kalangan generasi muda Kalimantan Timur. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya meningkatkan penguasaan bahasa Indonesia, tetapi juga menjadi sarana untuk melestarikan bahasa dan budaya lokal di tengah derasnya arus globalisasi,” ujarnya.

Selebrasi Krida Duta Bahasa diharapkan mampu memupuk kesadaran generasi muda Kalimantan Timur akan pentingnya menjaga bahasa sebagai identitas bangsa. Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan kontribusi nyata para peserta dalam upaya pelestarian bahasa daerah dan penguatan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik. (dh)