Tanjung Selor, 9 Juni 2023 — Pada tanggal 6 sampai dengan 9 Juni 2023, Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi Berbahasa dan Bersastra: Pelatihan Guru Utama Revitalisasi Bahasa Bulungan. Kegiatan yang bertempat di ruang pertemuan Grand Ballroom, Tanjung Selor, Bulungan ini mendatangkan peserta sebanyak 90 orang yang terdiri atas guru SD dan SMP serta pegiat bahasa daerah yang berasal dari lembaga adat dan komunitas bahasa Bulungan yang berasal dari Kabupaten Bulungan dan Kota Tarakan. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Rapat Koordinasi dan Diskusi Kelompok Terpumpun Teknis Pakar Revitalisasi Bahasa Daerah di Provinsi Kalimantan Utara yang telah dilakukan secara daring pada tanggal 11 dan 12 Mei 2023.
Kegiatan Pelatihan Guru Utama Revitalisasi Bahasa Bulungan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara, Drs. Teguh Henri Susanto, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa Kalimantan Utara berharap adanya kegiatan revitalisasi bahasa lainnya di Kalimantan Utara selain bahasa Bulungan. Sementara itu, Drs. Suparmin Setto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan berusaha akan mempercepat penyusunan muatan lokal bahasa daerah agar bersinergi dengan revitalisasi bahasa Bulungan.
Mentor dalam kegiatan tersebut adalah Ida Ayu Parlina, S.A.P., M.A.P. yang memberikan materi pantun dan puisi berbahasa Bulungan, Kamsah, M.Pd. yang memberikan materi penulisan cerita pendek berbahasa Bulungan dan pidato berbahasa Bulungan, Datu Isa Ansari,S.Pd. memberikan materi mendongeng, Muhammad Saleh memaparkan tembang daerah, dan Marzali memberikan materi komedi tunggal. Selain memberikan materi, para mentor juga memberikan model praktik bahan ajar yang nantinya dapat menjadi panduan dalam mengimbaskan program Revitalisasi Bahasa Bulungan kepada teman sejawat dan generasi muda di sekolah dan komunitas di daerah masing-masing. Melalui kegiatan ini diharapkan tercapainya tujuan meningkatkan kompetensi guru utama dalam berbahasa dan bersastra Bulungan. Pada akhir kegiatan, disepakati jumlah guru atau teman sejawat yang diimbas sebanyak 360 orang dengan rincian tiap peserta mengimbaskan kepada 4 orang. (am)