Samarinda, 13 Desember 2024 — Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi narasumber dalam Lokakarya Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) 2024 SMA Negeri 7 Samarinda yang dilaksanakan pada 12 dan 13 Desember 2024. Kegiatan yang diikuti oleh 40 siswa kelas 10, 11, dan 12 tersebut diadakan oleh Komunitas Belajar Bahasa, SMA Negeri 7 Samarinda.
Kepala SMA Negeri 7 Samarinda, Supartinah, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan, “Kami berterima kasih kepada Kantor Bahasa Provinsi Kaltim yang berkenan menjadi narasumber kegiatan ini. Kami berharap melalui kegiatan ini, narasumber dapat memberikan berbagai materi kepada siswa tentang penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam KTI. Selain itu, kami mohon agar peserta mendapat berbagai masukan sehingga memiliki wawasan yang luas dan kritis demi menunjang kegiatan penulisan KTI.”
Narasumber Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, Ali Kusno, dalam kesempatan tersebut menyampaikan materi tentang penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Selain itu, Ali Kusno juga memberikan pemahaman kepada peserta tentang pemilihan dan penentuan judul, penyusunan kerangka dan pengembangan KTI, serta motivasi dan pengembangan wawasan yang menunjang dalam penyusunan KTI.
“Kompetensi berbahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan dasar bagi siswa dalam mengembangkan berbagai bakat yang dimiliki. Siswa wajib memiliki kompetensi berbahasa Indonesia untuk menunjang berbagai kegiatan, seperti lomba pidato, debat, KTI, dan lainnya,” terang Ali Kusno.
Pada hari kedua lokakarya, siswa memanfaatkan untuk konsultasi rancangan penelitian yang telah dibuat. Ali Kusno memberikan koreksi dan masukan perbaikan rancangan yang dibuat. Secara keseluruhan menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menangkap materi dan mengimplementasikan dalam rancangan KTI sudah sangat baik.
Hal itu senada dengan yang disampaikan Kepala SMA Negeri 7 Samarinda bahwa sudah beberapa kali perwakilan sekolah mengikuti dan memenangkan berbagai kompetisi KTI pada tingkat provinsi maupun nasional.
“SMA Negeri 7 Samarinda merupakan sekolah pertama binaan Kantor Bahasa Provinsi Kaltim dalam Penyusunan KTI. Kami akan memberikan bimbingan dan pendampingan secara berkala kepada Komunitas Belajar Bahasa SMA Negeri 7 Samarinda dalam penyusunan KTI. Kami berharap ini akan menjadi praktik baik bagi sekolah-sekolah lain di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dalam pengembangan budaya ilmiah di sekolah,” terang Ali Kusno. (ak)