Samarinda, 27 Februari 2025 — Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengadakan kegiatan bersama Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) pada Rabu, 26 Februari 2025. Adapun agenda dalam kegiatan tersebut berupa penandatanganan kerja sama, kuliah umum, dan sosialisasi Pemilihan Duta Bahasa Kaltim dan Kaltara. Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan Polnes, Kantor Bahasa Provinsi Kaltim, Duta Polnes, mahasiswa perwakilan setiap jurusan Polnes, dan Duta Bahasa Kaltim Kaltara.

Direktur Polnes, Ahyar M. Diah, dalam sambutan pembukaan menyampaikan terima kasih atas komitmen Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur. Jalinan komunikasi dan koordinasi kedua lembaga berjalan dengan baik. “Penandatanganan kerja sama ini sangatlah cepat. Dimulai dari kami mengundang narasumber dari Kantor Bahasa. Kami jadi memahami bahwa bahasa Indonesia itu sangat penting. Alhamdulillah, setelah proses audiensi dan penyamaan pandangan, hari ini dilakukan penandatanganan. Kami berharap kerja sama ini dapat direalisasikan dengan berbagai kegiatan yang telah disepakati bersama,” terang Ahyar M. Diah.

Setelah penandatanganan kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum dengan tema ‘Pemartabatan Bahasa Negara dan Daerah Mendukung Pendidikan Bermutu untuk Semua’. Kuliah umum ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional (HBII) 2025. Kuliah umum dibawakan oleh Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, Halimi Hadibrata. Dalam paparannya, Halimi Hadibrata menekankan kepada mahasiswa bahwa generasi muda memiliki peran utama dalam pengutamaan bahasa negara dan pelestarian bahasa daerah. Selain itu, mahasiswa perlu membekali diri dengan penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar karena akan bermanfaat selama perkuliahan maupun dalam dunia kerja nantinya.

“Bahasa daerah di Kaltim perlu terus dilestarikan dan dikembangkan, khususnya generasi muda. Berbagai upaya telah dilakukan, seperti penyiapan peraturan daerah, revitalisasi bahasa daerah, dan muatan lokal bahasa daerah. Generasi mudah diharapkan dapat menggunakan kreativitasnya untuk mendukung pelestarian bahasa daerah,” terang Halimi Hadibtrata. 

Setelah kegiatan kuliah umum dilakukan sosialisasi Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Tahun 2025 yang disampaikan oleh panitia pemilihan dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur dan Ikatan Duta Bahasa Kaltim Kaltara. Mahasiswa Polnes pada kesempatan itu begitu antusias menyimak paparan yang disampaikan. Beberapa peserta menyatakan ketertarikannya untuk mengikuti Pemilihan Duta Bahasa Kaltim Kaltara 2025. 

“Saya menginginkan mahasiswa saya akan banyak yang mengikuti dan mampu mengukir prestasi dalam Pemilihan Duta Bahasa Kaltim Kaltara,” harap Direktur Polnes. (ak)