Kutai Kartanegara, 28 Juli 2026 — Tim Pengumpulan Data Korpus Bahasa Daerah (Bahasa Kutai)  Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melakukan kegiatan pengumpulan data di Kutai Kartanegara pada 21—23 Juli 2026. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Kerja Pelindungan Bahasa dan Sastra (Yudianti Herawati, S.S., M.A., Nurul Masfufah, M.Pd., dan Aquari Mustikawati, S.S.) bekerja sama dengan Tim Kerja Pengembangan Bahasa dan Sastra (Suindah Sari, S.S.) melaksanakan kegiatan di Kutai Kartanegara, yaitu Tenggarong, Loa Ipuh, dan Loa Kulu. 

Kegiatan ini bertujuan mengumpulkan token bahasa Kutai yang berasal kumpulan teks data bahasa Kutai dan kemudian menyusunnya secara sistematis ke dalam basis data digital. Sumber data tertulis yang didapatkan dari kegiatan tersebut berasal dari cerita rakyat, cerita pendek, puisi, pidato, dan teks dalam buku muatan lokal Kutai. Ke depannya, kegiatan ini merupakan langkah awal dalam upaya memperkaya korpus bahasa Kutai yang nantinya menjadi kosakata pengayaan bagi perbendaharaan bahasa Kutai.

Tim mengundang beberapa narasumber, yaitu  Awang Rifani, S.Sos., M.Si. (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara), Isnaini Fidhiatul Ulla, M.Pd. (SMPN 10 Loa Kulu), Alma Shoril Thoha Mahmudah, M.Pd.(Komunitas Seni Tutur Kutai, SMPN 1 Tenggarong), Lena Marlina, S.Pd. (SDN 009 Tenggarong), dan Ismi Nur Aini, M.Pd. (SMPN 1 Tenggarong) untuk berbagi teks bahasa Kutai  yang dapat dikumpulkan sebagai bahan korpus. Selain, itu, tim juga mengunjungi sekolah di Loa Kulu yang siswanya sudah membuat tulisan berbahasa Kutai. Untuk menambah data, tim juga mengunjungi Perpustakaan Kabupaten Kutai Kartanegara dan Museum Mulawarman di Tenggarong. Dengan peran serta dan dukungan dari pera penulis teks bahasa Kutai, tim berharap kegiatan pengumpulan data korpus bahasa Kutai dapat mencapai tujuannya. (am)