Tanah Grogot, 3 Agustus 2026 — Tim pemantauan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melakukan pemantauan dan evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah (Bahasa Paser) di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser pada tanggal 29 dan 30 Juli 2026. Ada tiga titik pantau yang dikunjungi, yaitu SDN 004 Tanah Grogot, SDN 014 Tanah Grogot, dan SMP 11 Tanah Grogot.

Kedatangan tim di SDN 004 Tanah Grogot, disambut oleh Injiyah (Kepala SDN 004 Tanah Grogot), Leni Hartati (guru utama), dan Ahmad Fahrizal (guru pelatih). Menurut Injiyah, SDN 004 Tanah Grogot sudah menerapakn muatan lokal bahasa Paser bagi siswa-siswanya. Untuk persiapan seleksi FTBI, Leni yang dibantu oleh Rizal sudah melatih siswa untuk kategori mendongeng dan puisi bahasa Paser. Sejak tahun 2023, SDN 004 Tanah Grogot sudah mengikuti rangkaian kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah dan pernah mengikutkan siswanya di tingkat provinsi.

Pemantauan berikutnya dilakukan di SDN 014 Tanah Grogot. Tim disambut Suhartiwi (Plt. Kepala SDN 014 Tanah Grogot), Herlina (guru utama), dan guru pelatih lainnya. Di SDN 014 Tanah Grogot, tim melihat persiapan FTBI yang dilaksanakan oleh SDN 014 Tanah Grogot dengan menampilkan siswa yang dilatih mendongeng bahasa Paser dan berpidato bahasa Paser. Sama halnya dengan SDN 004, SDN 014 Tanah Grogot sudah menerapkan muatan lokal bahasa Paser di sekolah. SDN 014 sudah mengikuti rangkaian Revitalisasi Bahasa Daerah sejak tahun 2023 dan mengikuti FTBI tingkat provinsi.

Titik pantau berikutnya adalah SMPN 11 Tanah Grogot yang letaknya di seberang Sungai Kandilo. Lingkungan sekitar sekolah yang berada di mayoritas suku perantauan, yaitu Jawa dan Bugis tidak menyurutkan guru utama, Mardiana, untuk mengimbaskan bahasa Paser kepada guru dan siswa-siswanya. Pada kesempatan itu, tim pemantauan juga melihat hasil pembelajaran bahasa Paser di sekolah SMPN 011 Tanah Grogot.

Pengimbasan bahasa Paser di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser sudah berjalan dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan sudah diberlakukannya muatan lokal bahasa Paser di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. (am)