Kantor Bahasa Provinsi telah menetapkan empat naskah terbaik pemenang Sayembara Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa 2022, pada hari kamis, 23 Juni 2022.  Naskah tersebut terdiri atas cerita tematik dan cerita rakyat berbahasa daerah Kutai dan Indonesia. Penilaian naskah melibatkan tiga orang juri yang berasal dari berbagai latar belakang, yaitu akademisi dan praktisi kebudayaan. Untuk aspek penilaian meliputi akurasi, keberterimaan, dan keluwesan. Naskah terpilih telah sesuai dengan tujuan pendidikan, yaitu menyampaikan nilai moral yang baik bagi anak dan tidak menyinggung SARA.

Sayembara ini telah dimulai sejak April 2022. Para peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, guru, pegawai negeri sipil, hingga penulis pemula. Sayembara ini diadakan dengan tujuan menyediakan bahan bacaan bagi anak yang mengandung unsur budaya lokal untuk menumbuhkan kesadaran anak lebih menghargai keberagaman budaya yang ada di sekitar mereka.

Berikut kami umumkan pemenang Sayembara Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa 2022. Selamat kepada para pemenang. (mer)